160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
930 x 180 AD PLACEMENT

Gawai Bosoi Babantant Kamponk 2025 di Desa Sepotong Berlangsung Meriah dan Penuh Khidmat

Gawai Bosoi Babantant Kamponk 2025 di Desa Sepotong Berlangsung Meriah dan Penuh Khidmat
750 x 100 AD PLACEMENT

Desa Sepotong – Suasana sakral dan semangat kekeluargaan terasa kental di Desa Sepotong, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, saat masyarakat adat Dayak menggelar puncak perayaan Gawai Bosoi Babantant Kamponk pada Jumat, 27 Juni 2025. Acara adat tahunan ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai pejabat serta tokoh adat dari dalam dan luar daerah.

Rangkaian acara diawali dengan prosesi penyambutan para tamu kehormatan. Sebagai bagian dari tradisi, para tamu yang baru pertama kali datang ke Desa Sepotong, termasuk Kapolsek Sungai Laur, menjalani ritual adat ‘Nijak Tanah’. Ritual ini merupakan sebuah kewajiban dan simbol penerimaan dari masyarakat adat kepada setiap pengunjung yang datang dengan niat baik.

Tampak hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Bupati bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia yang mewakili Bupati Ketapang, Kepala Bidang Kebudayaan dari Disparbud Kabupaten Ketapang, Camat Sungai Laur, Ketua DAD Kecamatan Sungai Laur, serta tamu istimewa Ketua DAD Kecamatan Sengah Temila dari Kabupaten Landak.

750 x 100 AD PLACEMENT

Puncak acara, yaitu Ritual Inti Babantat Kamponk, berlangsung dengan penuh khidmat. Prosesi ini dipimpin secara langsung oleh Kepala Adat atau Tamonggong Adat Desa Sepotong. Dalam sambutannya sebelum memulai ritual, Tamonggong Adat menjelaskan makna mendalam dari setiap prosesi yang akan dijalankan.

“Babantat Kamponk adalah cara kita membersihkan diri dan kampung halaman secara spiritual dari segala pengaruh buruk. Ini adalah tradisi turun-temurun yang sudah ada sejak zaman nenek moyang kita untuk memastikan keharmonisan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta (Jubata),” jelasnya. Beliau juga menceritakan sejarah singkat penyelenggaraan gawai ini yang menjadi penanda penting dalam kalender adat masyarakat Desa Sepotong.

Kepala Desa Sepotong dalam gilirannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi semua pihak. Beliau berharap agar ke depannya acara adat ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Dengan semakin dikenalnya Gawai Babantant Kamponk, kami berharap dapat memunculkan peluang ekonomi kreatif bagi warga, misalnya melalui penjualan kerajinan tangan atau kuliner khas lokal kepada para pengunjung yang datang. Sehingga, budaya lestari, ekonomi masyarakat pun terangkat,” ungkap Kepala Desa.

Harapan ini disambut baik oleh perwakilan pemerintah daerah. Staf Ahli Bupati yang hadir menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus mendukung kegiatan budaya yang tidak hanya memperkuat identitas lokal tetapi juga memiliki potensi sebagai daya tarik wisata.

Suksesnya acara ini dimotori oleh Lawank Ka’ank dan Lawank Jerot selaku penyelenggara atau pemangku gawai. Keduanya didukung penuh oleh para tetua adat lainnya yang menjadi pilar tradisi di Desa Sepotong, yaitu Lawank Rajo, Lawank Domong, Lawank Kanduruh, Lawank Singo, Lawank Kanjau, Lawank Mamen, Lawank Saran, Lawank Pang Uk, Lawank Jangat, Lawank Pendek Ikok, Lawank Lombang, Lawank Panjang, Lawank Gonjor, Lawank Kalambu Asap, Lawank Batu Tabok, Lawank Tingang, dan Lawank Aweng. Kehadiran Pastor Kornelius, CP, dalam acara tersebut juga menjadi cerminan indah dari semangat toleransi dan kebersamaan di Desa Sepotong.

750 x 100 AD PLACEMENT

Secara keseluruhan, perayaan Gawai Bosoi Babantant Kamponk 2025 berjalan sukses, menjadi bukti nyata bahwa tradisi dan adat istiadat masih hidup dan dijunjung tinggi sebagai fondasi kehidupan sosial sekaligus harapan untuk masa depan yang lebih baik.

750 x 100 AD PLACEMENT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT